Pontianak – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan, Kepala Lapas Kelas IIA Pontianak, Mut Zaini, melakukan pertemuan penting dengan Ustadz Luqmanulhakim, pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Masjid Munzalan, Kalimantan Barat, pada Kamis (15/5/2025).
Pondok Pesantren Munzalan dikenal luas atas kontribusinya dalam pembinaan keagamaan di Kalimantan Barat dan Indonesia. Ustadz Luqmanulhakim juga merupakan pimpinan Dewan Masjid Kapal Munzalan yang menaungi puluhan lembaga amaliah di berbagai wilayah Indonesia.
Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk menjalin kolaborasi dalam pembinaan spiritual, keagamaan, dan penguatan karakter warga binaan.
Kepala Lapas Pontianak, Mut Zaini, berharap sinergi ini akan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembinaan dan membuka peluang bagi warga binaan untuk memperbaiki diri.
Ustadz Luqmanulhakim menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi aktif dalam program pembinaan di Lapas Pontianak.
Beliau menekankan peran vital pembinaan spiritual dalam proses perubahan hidup, termasuk bagi mereka yang menjalani masa pidana.
“Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi para warga binaan dan mendukung reintegrasi mereka ke masyarakat,” Harap Ustadz Luqmanulhakim. (*)

