Enrekang – Upacara bendera yang digelar di Rutan Kelas IIB Enrekang tidak hanya menjadi rutinitas formal semata, tetapi juga menjadi ruang refleksi dan pembinaan karakter bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Dalam momen penuh khidmat tersebut, Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Enrekang, Ahmad, bertindak sebagai pembina upacara dan menyampaikan pesan-pesan inspiratif yang menggugah semangat para warga binaan, Senin, (26/5/2025).
Dalam amanatnya, Karutan menekankan pentingnya menumbuhkan semangat nasionalisme, kedisiplinan, serta harapan untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Ia mengajak seluruh WBP untuk menjadikan masa pembinaan sebagai titik balik menuju kehidupan yang lebih bermakna dan produktif.
“Bendera yang kita hormati hari ini adalah simbol perjuangan dan harapan. Dari balik jeruji ini, kalian masih punya kesempatan untuk memperjuangkan masa depan. Jangan pernah berhenti percaya bahwa perubahan itu mungkin,” ujar Karutan dengan suara penuh keyakinan.
Karutan juga mengapresiasi kinerja pelaksana upacara yang bertugas. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sebaiknya dijadikan pelajaran dan pengalaman penting, sehingga dapat menjadi dampak positif saat kembali ke masyarakat nantinya.
Pesan tersebut disambut dengan antusias oleh para WBP yang hadir dengan sikap tertib dan penuh perhatian. Momen ini menjadi pengingat bahwa pemasyarakatan bukan hanya tentang pembatasan, tetapi juga tentang pembinaan, penguatan moral, dan pemberian harapan baru bagi setiap insan yang sedang menjalani proses hukum.
Dengan kepedulian dan pendekatan humanis seperti ini, Rutan Enrekang terus berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan, menjadikan mereka siap untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab. (*)

