Gowa – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Sungguminasa mengikuti kegiatan Desk Evaluasi Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) oleh Tim Penilai Internal (TPI) Inspektorat Wilayah IV Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Selasa, (20/5/2025).
Berlangsung di ruang Kalapas, kegiatan desk evaluasi ini secara daring melalui Zoom Meeting dihadiri oleh 4 orang Tim Penilai Internal yang diketuai oleh Eka Setyawati selaku Pengendali Teknis, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa, Yohani Widayati dan seluruh anggota Tim Pokja Pembangunan Zona Integritas Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa.
Kegiatan ini merupakan langkah selanjutnya setelah Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa melakukan pemenuhan daduk pada LKE dan dinyatakan lolos ke tahap Desk Evaluasi. Kegiatan diawali dengan perkenalan diri oleh Kepala Satuan Kerja dilanjutkan yel-yel oleh seluruh tim pokja serta pemutaran Video Profil Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa.
Selanjutnya, Yohani Widayati memaparkan Progress Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK pada Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa dilanjutkan dengan Live Streaming menjelaskan tentang situasi, fasilitas dan jenis layanan yang ada pada Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa.
Usai pemaparan, Tim Penilai Internal mengajukan beberapa pertanyaan terkait Mitigasi Resiko yang kemungkinan bisa terjadi di Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa beserta langkah-langkah strategis yang dilakukan dalam menghadapi resiko tersebut.
Tim Penilai Internal mengapresiasi pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas pada Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa serta tidak lupa memberikan masukan dan saran terkait perbaikan yang dirasa perlu agar bisa lolos ke tahap selanjutnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa, Yohani Widayati menyampaikan ucapan terimakasih atas saran dan arahan dari Tim Penilai Internal (TPI) dalam Evaluasi Pembangunan ZI WBK di Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa.
“Masukan dan catatan perbaikan dari TPI akan menjadi bahan evaluasi kami untuk selanjutnya segera kami perbaiki. Semoga hal ini menjadi langkah awal yang baik, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik dan ikhlas tanpa imbalan dan besar harapan kami Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa berhasil mendapat predikat WBK (Wilayah Bebas Korupsi) di tahun 2025 ini,” ujar Yohani penuh semangat. (*)

