Pangkajene – Membuka ruang interaksi, Kakanwil Ditjenpas Sulsel, Rudy Fernando Sianturi secara langsung menanyakan keluhan warga binaan pemasyarakatan terkait pelayanan yang diberikan oleh jajaran Rutan Kelas IIB Pangkajene. Kamis, (20/2/2025).
Sesi interaksi tersebut digelar secara terbuka di lapangan olahraga yang turut disaksikan oleh Kepala Rutan Kelas IIB Pangkajene, Irphan Dwi Sandjojo dan jajaran serta Kepala Bagian Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Sulsel, Yohanis Varianto dan jajaran.
Dalam kesempatan langka ini, Kakanwil menanyakan kualitas pelayanan khususnya layanan penyajian makanan dan layanan Kesehatan.
“Saya ingin memastikan hak-hak kalian diberikan, maka jika ada keluhan sampaikan sekarang juga” ujar Rudy Fernando Sianturi.
Selain itu, Kakanwil juga mengorek pemenuhan hak terkait integrasi yang meliputi, Remisi, Cuti Bersyarat (CB), Pembebasan Bersyarat (PB).
“Pastikan semua pemberian hak integrasi yang diberikan kepada saudara tidak dipungut biaya,” pungkasnya.
Ia juga mengimbau kepada seluruh warga binaan untuk senantiasa memenuhi kewajiban dengan mematuhi semua ketentuan yang berlaku selama menjalani proses hukum di dalam Rutan.
“Baik-baik semua di sini, ikuti program pembinaan dengan baik, dan jangan sampai melanggar aturan agar hak integrasi kalian bisa diberikan dan berjalan lancar,” ujarnya.
Kakanwil juga menekankan warga binaan untuk mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan salah satunya adalah untuk bersama-sama memerangi handphone, pungli dan narkoba.
“Ciptakan Rutan ini bersih dari Narkoba, hidup sehat tanpa narkoba. Karena ini beresiko tinggi, merusak sendi-sendi kehidupan dan merusak generasi bangsa,” tegas Rudy.
Kunjungan ini diawali dengan peninjauan langsung ke blok hunian warga binaan untuk mengecek kondisi lingkungan serta memastikan bahwa fasilitas yang tersedia telah memenuhi standar.
Tak hanya itu, Kakanwil juga melangkah ke Dapur Umum guna memantau kualitas dan higienitas makanan yang disajikan, serta mengecek stok dan proses distribusi makanan bagi warga binaan.
Selanjutnya, ia meninjau Klinik Rutan untuk melihat ketersediaan obat-obatan dan fasilitas kesehatan yang diberikan kepada warga binaan. (*)

