Makassar – Griya Abhipraya Sombere, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Makassar, kembali menyelenggarakan program rutin Bimbingan Kepribadian, Kali ini, fokus kegiatan tertuju pada penguatan kesadaran hukum, menghadirkan narasumber ahli dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Makassar (YLBHM), Muh. Safri Tunru Selasa, (6/5/0225).
Kepala Bapas Kelas I Makassar, Surianto, membuka acara dengan menekankan filosofi pentingnya “kembali”. Surianto menyampaikan harapan agar para klien pemasyarakatan dapat kembali ke masyarakat bukan sebagai pelaku kejahatan, melainkan sebagai individu yang bermanfaat, Memberikan kontribusi positif melalui dakwah, edukasi, dan ajakan kebaikan kepada sesama, termasuk warga binaan.
Sementara, Muh. Safri Tunru, dalam paparannya, secara komprehensif menjelaskan konsep residivisme dan dampaknya. Ia mengajak para klien untuk secara mendalam merenungkan risiko dan konsekuensi hukum dari pengulangan tindak pidana. Safri Tunru juga memberikan pemahaman yang jelas mengenai langkah-langkah preventif untuk menghindari residivisme.
Griya Abhipraya Sombere, melalui kegiatan ini, menunjukkan komitmen yang kuat dalam membangun kesadaran hukum dan karakter klien, membentuk individu yang bertanggung jawab dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat setelah menjalani masa pembinaan. Kerja sama dengan YLBHM diharapkan dapat memperkuat upaya Bapas Makassar dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi reintegrasi sosial para klien. (Fan)
