Makassar – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan Penguatan Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan serta Implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kamis (5/2/2026), bertempat di Hotel Grand Asia, Makassar.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Rudy Fernando Sianturi, dan dihadiri oleh para pejabat struktural Kanwil Ditjenpas Sulsel serta seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Sulawesi Selatan.
Dalam arahannya, Rudy Fernando Sianturi menegaskan pentingnya penguatan tugas dan fungsi pemasyarakatan yang dilaksanakan secara optimal dan berkelanjutan, sejalan dengan implementasi 15 Program Aksi Kemenimipas serta Program Akselerasi Menteri.
“Seluruh jajaran harus memahami dan melaksanakan tugas dan fungsi pemasyarakatan secara konsisten. Implementasi 15 Program Aksi Kemenimipas bukan sekadar formalitas, tetapi harus berdampak nyata, termasuk dalam mendukung ketahanan pangan dan promosi potensi lokal,” tegas Rudy.
Ia juga menekankan agar rencana pembangunan sumur bor disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing UPT berdasarkan rayon, serta pelaksanaan Monitoring Peduli Pemasyarakatan sebagai bentuk dukungan konkret terhadap program akselerasi, khususnya melalui kegiatan ketahanan pangan dan promosi potensi lokal di Rutan Malino.
Selain itu, Rudy mengingatkan seluruh jajaran untuk mempersiapkan pelaksanaan Safari Ramadhan yang dirangkaikan dengan program akselerasi melalui kegiatan bantuan sosial, inspeksi mendadak, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan Polres setempat.
“Kesiapan pegawai, termasuk dalam penggunaan pakaian dinas baru, juga menjadi perhatian. Hal ini harus didukung dengan sinergi, termasuk melalui peran koperasi pegawai,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Rudy juga menegaskan pentingnya peningkatan disiplin dan kepatuhan seluruh jajaran dengan memahami serta melaksanakan 15 Perintah Harian Kepala Kantor Wilayah, serta mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan terkait disiplin dan manajemen ASN.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Sulsel, Muhammad Ali, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat soliditas internal.
“Kegiatan Touring dan Pemasyarakatan Peduli ini bertujuan untuk menjaga dan memperkuat kekompakan serta solidaritas seluruh jajaran di lingkungan Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan,” ujar Muhammad Ali.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut, sinergi dan kebersamaan antarunit kerja semakin kuat sehingga berdampak positif pada kinerja organisasi secara keseluruhan.
Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Sulsel, Mut Zaini, dalam paparannya menjelaskan teknis pelaksanaan Touring Peduli Pemasyarakatan yang akan dilaksanakan di Malino.
“Kegiatan touring akan melibatkan seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Sulawesi Selatan, dengan rangkaian kegiatan penanaman dan panen hasil pertanian sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan,” jelas Mut Zaini.
Ia juga menyampaikan rencana pelaksanaan Safari Ramadhan yang akan dilaksanakan secara berkeliling ke seluruh wilayah Sulawesi Selatan, serta menegaskan bahwa pakaian yang digunakan dalam kegiatan touring adalah pakaian olahraga berwarna putih.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan berkomitmen untuk terus memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, meningkatkan disiplin dan soliditas jajaran, serta mendukung penuh implementasi 15 Program Aksi Kemenimipas demi terwujudnya pelayanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan humanis. (*)
