Pontianak – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pontianak menunjukkan komitmennya dalam membina dan memberdayakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan pelatihan yang dibuka langsung oleh Kalapas Pontianak, Mut Zaini. Kegiatan yang berlangsung di aula kegiatan kerja ini diikuti oleh 75 WBP, pada Selasa (26/08/2025).
Acara yang dimulai pukul 09.00 pagi ini dihadiri oleh Kepala UPT Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja Pontianak, Paskalis, beserta jajaran terkait. Dalam sambutannya, Paskalis menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai dukungan terhadap rehabilitasi sosial dan pemberian bekal keterampilan bernilai ekonomi bagi peserta.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Kolaborasi ini adalah wujud kepedulian bersama untuk menciptakan SDM yang siap bersaing dan berdaya guna, termasuk bagi WBP,” ujar Paskalis.
Kalapas Pontianak, Mut Zaini, menambahkan bahwa pelatihan ini adalah bentuk pembinaan praktis dan jangka panjang. Ia berharap peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan memperbaiki diri.
“Kami ingin WBP tidak hanya selesai menjalani hukuman, tetapi juga memiliki masa depan. Dengan keterampilan yang diperoleh, mereka bisa menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan berdaya saing setelah kembali ke masyarakat,” kata Zaini.
Pelatihan ini merupakan hasil kerja sama antara Lapas Kelas IIA Pontianak dan Balai Latihan Kerja (BLK) Industri Pontianak, dengan tiga bidang pelatihan unggulan: budidaya melon, pengelasan, dan meubeler.
Diharapkan, melalui pelatihan ini, WBP dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang siap berkarya, berkontribusi, dan membangun masa depan yang lebih baik. (*)
