Gowa – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Malino terus memperkuat program pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui kegiatan keagamaan. Salah satu program yang rutin dilaksanakan setiap hari adalah pembelajaran Dirasah Orang Dewasa (Dirosa) yang berlangsung di Masjid At-Taubah Rutan Malino, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh warga binaan yang beragama Islam dengan penuh antusias. Melalui metode pembelajaran yang sederhana dan sistematis, peserta dibimbing untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus memperdalam pemahaman dasar-dasar ajaran Islam. Suasana pembelajaran berlangsung khusyuk dan interaktif, sehingga diharapkan mampu membentuk karakter warga binaan yang lebih religius dan berakhlak mulia.
Kepala Rutan Kelas IIB Malino, Dedy Sutriady Rijal, menegaskan bahwa pembinaan kerohanian merupakan bagian penting dari proses pemasyarakatan yang bertujuan membangun kesadaran dan perubahan perilaku warga binaan.
“Kami berkomitmen menghadirkan pembinaan keagamaan yang berkesinambungan agar warga binaan memiliki bekal spiritual yang kuat. Melalui kegiatan Dirosa ini, kami berharap mereka tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman hidup ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Dedy.
Program Dirosa menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Rutan Malino dalam memberikan pembinaan yang menyentuh aspek spiritual warga binaan. Dengan pelaksanaan yang rutin setiap hari, diharapkan tumbuh semangat untuk terus belajar, memperbaiki diri, serta meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan.
Rutan Malino akan terus mengoptimalkan berbagai program pembinaan kepribadian sebagai upaya mewujudkan warga binaan yang lebih baik, produktif, dan siap berintegrasi kembali dengan masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya. (*).
