Palopo – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palopo kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Sebanyak 20.000 benih ikan nila ditebar di kolam Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Palopo, menandai langkah konkret dalam mewujudkan lapas yang produktif dan berdaya guna Rabu, (5/11/2025).
Kegiatan penebaran benih ikan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Palopo, Jose Quelo, bersama jajaran pejabat struktural. Dalam keterangannya, Kalapas Jose Quelo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan praktis di bidang perikanan.
“Kami berharap, melalui kegiatan ini, warga binaan mendapatkan bekal keterampilan yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat. Budidaya ikan nila ini juga menjadi wujud pemanfaatan lahan lapas secara optimal,” ujar Jose Quelo.
Program pembinaan berbasis produktivitas ini tidak hanya memberikan keterampilan baru bagi warga binaan, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri dan kemandirian mereka. Hasil budidaya ikan nila ini nantinya akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan di lingkungan lapas serta berkontribusi pada ketahanan pangan lokal.
Lapas Kelas IIA Palopo terus berupaya mengembangkan program-program pembinaan yang inovatif dan berkelanjutan. Selain budidaya ikan nila, lapas ini juga memiliki berbagai kegiatan produktif lainnya seperti pertanian, kerajinan tangan, dan pelatihan keterampilan kerja.
Dengan semangat pembinaan yang humanis dan berorientasi pada pemberdayaan, Lapas Kelas IIA Palopo berkomitmen untuk terus berkontribusi positif bagi masyarakat dan menjadi garda terdepan dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih baik. (*)















