Sengkang — Sebanyak 54 Warga Binaan mengikuti pembinaan keagamaan di Masjid Al Mardiyah Rutan Kelas IIB Sengkang, Rabu, (4/11/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan peserta Maganghub Kemnaker Angkatan 2 Batch 1 di bawah pengawasan Pembina Kepribadian Rutan Sengkang ini memberikan pembelajaran sesuai kemampuan peserta.
Mulai dari pengenalan huruf hijaiyah bagi pemula hingga hukum tajwid nun sukun dan tanwin bagi tingkat lanjutan.
Pembelajaran dibuat aktif melalui metode Experiential Learning. Warga Binaan diajak langsung mencari contoh hukum tajwid dalam Al-Qur’an, sehingga tidak hanya mendengar penjelasan, tetapi juga aktif menemukan dan mempraktikkannya.
Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Sengkang, Fizar Mandara, mengatakan pembinaan keagamaan menjadi salah satu sarana untuk membangun kebiasaan positif Warga Binaan.
“Kami berharap pembelajaran ini tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menumbuhkan kebiasaan baik yang dapat terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Fizar.
Sementara itu, Karutan Sengkang Oki Setiawan menegaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam mempersiapkan Warga Binaan kembali ke masyarakat.
“Pembinaan bukan hanya tentang keterampilan, tetapi juga membangun karakter tapi sebagai bekal untuk kembali ke masyarakat setelah bebas nanti,” ujar Oki. (*)
