
Makassar – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan Rudy Fernando Sianturi menegaskan komitmen penuh dalam pemberantasan narkoba dengan turun langsung memimpin infeksi mendadak sidak di dua unit pelaksana teknis UPT Pemasyarakatan yakni Lapas kelas 1 Makassar, dan Rutan kelas 1 Makassar Senin, (3/2 /2025) Malam.
Sidak ini dilakukan bersama tim satuan operasional kepatuhan internal Kanwil Ditjen Pas Sulsel, sebagai bentuk pengawasan ketat terhadap potensi peredaran narkoba dan tindak kejahatan lainnya di dalam lingkungan Pemasyarakatan.
Sementara Itu, Kakanwil Ditjen Pas Sulsel Rudy Fernando Sianturi menegaskan bahwa narkoba adalah musuh besar bangsa yang harus diperangi secara bersama-sama.
Rudy Fernando Sianturi menyebut pemberantasan narkoba menjadi prioritas utama dalam program akselerasi Kemenimipas, termasuk modus penipuan melalui handphone yang semakin marak.
“Dengan Pengawasan yang ketat dan kesadaran kolektif, kita dapat mewujudkan Pemasyarakatan yang benar-benar menjadi tempat pembinaan, bukan sarang kejahatan baru,” Tegas Rudy.
Tak hanya melakukan penggeledahan, Rudy juga menyempatkan diri berbincang dengan para warga binaan. Ia memberikan motivasi kepada warga binaan agar memanfaatkan masa pembinaan dengan sebaik-baiknya untuk memperbaiki diri dan tidak kembali melakukan tindakan pidana.
” Gunakan kesempatan ini untuk belajar berkembang, dan mempersiapkan diri. Agar saat bebas nanti anda bisa menjadi pribadi yang lebih baik, sukses, dan diterima kembali oleh keluarga serta masyarakat Tetap semangat jangan pernah menyerah pada keadaan, ” Pesan Kakanwi Ditjen Pas Sulsel.
Rudy juga menekankan pentingnya optimalisasi fungsi wartelsuspas, (Warung telekomunikasi khusus Pemasyarakatan), sebagai sarana komunikasi warga binaan yang diawasi ketat guna mencegah penyalahgunaan fasilitas untuk tindak kejahatan
” jangan sampai warga binaan yang menyalahgunakan wartelsuspas untuk melakukan tindak pidana terutama penipuan yang dapat merugikan masyarakat di luar ,”tegasnya.
Dari hasil sidang kedua UPT tersebut, tidak ditemukan adanya narkoba maupun ponsel ilegal, hasil Ini kata Rudy, menunjukkan efektivitas pengawasan yang telah dilakukan.
“Terus perkuat pengawasan dan soliditas petugas, Saya menaruh harap Lapas dan Rutan di wilayah Sulsel tetap bersih dan aman dari segala bentuk penyimpangan,”ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perawatan Keamanan dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjen Pas Sulsel Herman Anwar, mengungkapkan bahwa sidak di Lapas Makassar 3 blok hunian
“Untuk Lapas Makassar ada 3 blok diantaranya Blok A kamar 1,Blok G kamar 1,blok l kamar 1,dan 2, Sementara untuk Rutan Makassar yakni, blok Lamaddukelleng kamar 1, Blok Sultan Alauddin kamar 4 dan 8, serta kamar 4, di blok Emmy Saelan khusus perempuan,” Ungkapnya. (Fan)

