Nusakambangan – Dalam upaya memperkuat sistem pengelolaan dan pengendalian internal, Lapas Kelas IIA Kumbang mengikuti kegiatan Sosialisasi Manajemen Risiko sekaligus penggunaan aplikasi SIM-RISK yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (7/5/2026), pukul 09.00 WIB.
Kegiatan yang diikuti langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kumbang beserta jajaran Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) yang menangani bidang manajemen risiko serta pengelola aplikasi tersebut berlangsung melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk memastikan setiap unit kerja mampu mengidentifikasi, menilai, dan mengelola berbagai risiko yang berpotensi mengganggu pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi.
Materi yang disampaikan dalam sosialisasi mencakup evaluasi pelaksanaan manajemen risiko pada tahun 2025, pemaparan pedoman pelaksanaan manajemen risiko yang berlaku, hingga panduan teknis penggunaan aplikasi SIM-RISK sebagai alat bantu dalam mendokumentasikan, memantau, dan mengevaluasi pengelolaan risiko di lingkungan kerja.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh peserta mengikuti rangkaian acara dengan tertib, lancar, dan menunjukkan perhatian yang tinggi terhadap setiap materi yang disampaikan. Hal ini menunjukkan komitmen seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Kumbang untuk menerapkan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel.
Kepala Lapas Kelas IIA Kumbang, Herman Anwar, menyampaikan bahwa hasil dari sosialisasi ini akan segera ditindaklanjuti.
“Kami akan segera menerapkan hal-hal yang telah disampaikan dalam kegiatan ini, serta terus mengoptimalkan penggunaan aplikasi SIM-RISK agar dapat berfungsi secara maksimal sebagai instrumen pendukung pengelolaan risiko dan pengendalian internal di lingkungan Lapas Kumbang,” ujarnya. (*)

