GOWA – Puluhan massa yang tergabung dalam Solidaritas Gowa menggelar aksi unjuk rasa damai di halaman Markas Komando Polresta Gowa, Senin (3/8/2026). Aksi ini menjadi pernyataan tegas mendesak aparat kepolisian segera memberantas dan menutup tuntas seluruh aktivitas tambang ilegal yang semakin marak di wilayah Kabupaten Gowa.
Dalam orasi yang disampaikan secara bergantian, massa menyampaikan sejumlah tuntutan pokok kepada Kapolresta Gowa. Selain menuntut penutupan menyeluruh lokasi tambang liar, penghentian peredaran BBM solar ilegal, serta rokok tanpa izin, pihak Solidaritas Gowa juga meminta pencopotan jabatan Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu (Kanit Tipidter) yang dinilai membiarkan praktik penambangan tanpa izin terus berlangsung.
Massa menegaskan perlunya penindakan tegas tanpa pandang bulu terhadap kegiatan yang merusak lingkungan hidup serta meresahkan masyarakat sekitar. Mereka mendesak kepolisian segera menindaklanjuti seluruh laporan yang telah masuk, dan tidak memberikan kelonggaran bagi pihak yang mengeruk kekayaan alam secara tidak sah serta merugikan kepentingan umum.
Perwakilan Solidaritas Gowa juga mengumumkan akan kembali menggelar aksi unjuk rasa jilid kedua pada hari Jumat mendatang.
“Kami akan terus mengawal permasalahan ini sampai seluruh aktivitas tambang ilegal penghentian peredaran BBM solar ilegal, serta rokok tanpa izin di Gowa, harus benar-benar diberantas tuntas,” tegas perwakilan massa. (*)
