Nusakambangan — Lahan kosong (granggang) yang berada di bagian belakang lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kumbang, Nusakambangan, kini tidak lagi terbengkalai. Lahan tersebut telah disulap menjadi sarana peternakan warga binaan, Selasa (20/10/2026).
Pemanfaatan lahan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan pemasyarakatan. Di lahan tersebut dijadikan peternakan kambing, ayam, dan bebek.
Kepala Lapas Kelas IIA Kumbang menyampaikan bahwa program ini bertujuan agar warga binaan memiliki keterampilan dan kebiasaan bekerja produktif selama menjalani masa pembinaan. Selain itu, nantinya hasil dari peternakan ini juga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan di lingkungan Lapas sekaligus menjadi bekal keterampilan saat warga binaan kembali ke masyarakat.
“Kegiatan ini sekaligus menandai dimulainya operasional peternakan. Peternakan perdana ini dapat menjadi semangat bagi warga binaan untuk terus bekerja dengan tekun dan bertanggung jawab atas apa yang dikelolanya,” ujar Kalapas Kumbang.
Warga binaan yang terlibat dalam kegiatan ini dilibatkan secara aktif mulai dari perawatan kandang, pemberian pakan, hingga pemantauan kesehatan ternak. Ke depannya, peternakan ini akan terus dikembangkan dengan penambahan jumlah ternak serta diversifikasi jenis usaha sesuai kemampuan dan ketersediaan lahan.
Program ini sejalan dengan upaya penguatan ketahanan pangan serta pembinaan yang produktif dan bermakna bagi warga binaan di Lapas Kelas IIA Kumbang. (*)
