Gowa – Anggota DPR RI Komisi XIII, Meity Rahmatia dukung penuh program ketahanan pangan yang merupakan program akselerasi Menteri Imigrasi Pemasyarakatan, Agus Andrianto yang ada di Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan.
Dukungan ini terwujud dari pemberian lahan seluas 20.000 M² yang berada di wilayah Desa Paccellekang, Kec. Pattallassang, Kab. Gowa yang nantinya lahan ini akan berstatus pinjam pakai untuk dipergunakan sebagai sarana asimilasi dan edukasi bagi warga binaan.
“Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan maka saya akan meminjamkan lahan ini supaya dapat dipergunakan bagi para warga binaan di Lapas/Rutan untuk program ketahanan pangan yang ada Sulawesi Selatan,” jelas Meity saat melakukan kunjungan lahan.
Peninjauan lahan ini merupakan kelanjutan dari pertemuan Kakanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan, Rudy Fernando Sianturi dengan staf utusan Meity Rahmatia tempo hari saat membahas mengenai lahan ketahanan pangan. Jum’at, (16/5/2025).
Meity juga menjelaskan selain bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan juga merupakan dukungannya untuk memberikan kesempatan bagi warga binaan dalam memperoleh hak pembinaan selama menjalani masa pidana.
Kakanwil yang didampingi oleh jajarannya menyambut baik dukungan yang diberikan oleh Meity, Rudy antusias untuk segera mempersiapkan lahan tersebut untuk ketahanan pangan yang dikelola oleh warga binaan sebagai salah satu program pembinaan di Lapas/Rutan.
“Dengan lahan seluas ini bisa kita manfaatkan untuk program ketahanan pangan dengan mengelola bidang perkebunan, perikanan, dan peternakan bagi warga binaan di Lapas Makassar, Rutan Makassar, Lapas Narkotika Sungguminasa dan Lapas Maros,” terang Rudy.
Pengelolaan lahan untuk ketahanan pangan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas warga binaan dengan mengikuti asimilasi dan edukasi di lahan ini serta diharapkan dapat menyukseskan program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. (*).

