TINGGIMONCONG, GOWA – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-46 Tingkat Kabupaten Gowa secara resmi dibuka oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, di Lapangan Bulutana, Kecamatan Tinggimoncong, pada Jumat (10/10/2025) malam. Acara ini menandai komitmen daerah untuk melahirkan generasi Qur’ani yang cerdas dan berakhlak mulia.
Sebanyak 1.440 peserta dari 18 kecamatan ambil bagian dalam kompetisi ini, menampilkan kemampuan mereka dalam berbagai cabang lomba seperti Tilawatil Qur’an, Hifzil Qur’an, Kaligrafi, Syarhil Qur’an, dan Fahmil Qur’an.
Dalam sambutannya, Bupati Talenrang menekankan bahwa MTQ bukan hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga merupakan bagian integral dari upaya pembinaan kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.
“MTQ ke-46 ini sangat istimewa karena menjadi yang pertama sejak saya dan wakil bupati dilantik. Ini adalah momentum penting untuk menegaskan komitmen kami dalam membina kehidupan beragama yang kuat dan bermakna di Kabupaten Gowa,” ujarnya.
Bupati juga menambahkan bahwa MTQ ini menjadi ajang seleksi untuk memilih kafilah terbaik yang akan mewakili Kabupaten Gowa di MTQ Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 di Kabupaten Maros. Persiapan lebih awal ini menunjukkan keseriusan Pemkab Gowa dalam mempersiapkan peserta terbaik, dengan harapan Gowa dapat meraih prestasi puncak, termasuk menjadi juara umum pada MTQ tingkat provinsi, terutama saat menjadi tuan rumah pada tahun 2028.
MTQ ini juga menjadi bagian dari program pembinaan keagamaan berkelanjutan, sejalan dengan program unggulan daerah “Gowa Mengaji,” yang mendorong siswa muslim untuk membaca Al-Qur’an selama 15-30 menit setiap pagi sebelum memulai pelajaran. Program ini diharapkan dapat membentuk karakter religius sejak dini, menumbuhkan kedisiplinan, kecintaan pada Al-Qur’an, serta semangat belajar.
“Sinergi antara Gowa Mengaji, Jumat Mengaji, dan MTQ diharapkan dapat melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia,” harap Bupati Talenrang.
Bupati mengajak seluruh peserta untuk bertanding dengan semangat dan keikhlasan, menunjukkan kemampuan terbaik dengan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan adab Qur’ani. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan kegiatan ini sebagai tuntunan, bukan hanya sekadar tontonan.
Kepala Biro Kesra Provinsi Sulsel, Erwin Sodding, menyampaikan apresiasi atas antusiasme tinggi dari para kafilah dan menyebut MTQ Gowa sebagai yang pertama dilaksanakan di antara 24 kabupaten/kota se-Sulsel. Ia berharap kegiatan ini dapat melahirkan qori dan qoriah terbaik yang akan memperkuat kafilah Gowa di tingkat provinsi.
Kepala Kemenag Gowa, Jamaris, juga menyampaikan apresiasi atas dukungan besar dari Pemkab Gowa dalam penyelenggaraan MTQ ini, yang menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan keagamaan.
Acara pembukaan ini juga dimeriahkan dengan defile dari 18 kecamatan dan pelantikan dewan hakim MTQ. Turut hadir Ketua DPRD Gowa, Muh Ramli Rewa, perwakilan Forkopimda, para pimpinan SKPD, dan camat Lingkup Pemkab Gowa. MTQ ini akan berlangsung hingga 14 Oktober. (Fan)

