NUSAKAMBANGAN – Dalam rangka memenuhi hak beragama serta melaksanakan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lapas Kelas IIA Kumbang menyelenggarakan ibadah Paskah bagi WBP yang beragama Nasrani pada Kamis, (14/5/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan dengan pengawalan langsung oleh Kasubsi Binkemaswat beserta staf Binadik, guna menjamin kelancaran dan keamanan selama kegiatan berlangsung. Ibadah diselenggarakan secara serentak secara daring melalui platform Zoom bersama seluruh satuan pemasyarakatan di kawasan Nusakambangan, Cilacap.
Kepala Lapas Kumbang, Herman Anwar, menyampaikan bahwa pelaksanaan ibadah ini merupakan bagian dari tanggung jawab pihaknya dalam menjamin pemenuhan hak dasar WBP, termasuk hak untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing. Selain itu, kegiatan keagamaan juga menjadi sarana penting dalam pembinaan kepribadian guna membentuk sikap dan perilaku yang lebih baik bagi WBP.
“Kegiatan berlangsung dengan penuh kekhidmatan, ketertiban, serta suasana yang aman dan kondusif. Hal ini menunjukkan antusiasme dan kesadaran WBP untuk tetap menjaga nilai-nilai keagamaan meskipun berada di dalam lingkungan pemasyarakatan,” ujar Herman.
Sebagai langkah tindak lanjut, pihak Lapas Kumbang berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan ibadah secara rutin dan terjadwal sesuai dengan kalender keagamaan. Selain itu, upaya peningkatan kualitas pembinaan keagamaan akan terus dioptimalkan agar dapat menyentuh dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh WBP sesuai dengan keyakinan yang mereka anut.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Lapas Kelas IIA Kumbang dalam menjalankan fungsi pemasyarakatan, yaitu tidak hanya membatasi kebebasan WBP, namun juga membina dan memandirikan mereka agar kelak dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab. (*)

