Nusakambangan – Lapas Kelas IIA Kumbang mulai mempersiapkan pelaksanaan program ketahanan pangan dengan melakukan peninjauan terhadap lahan perkebunan yang tersedia di lingkungan lembaga pemasyarakatan, pada Jumat (15/5/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kumbang, Herman Anwar, didampingi oleh seluruh jajaran pejabat struktural.
Kegiatan peninjauan ini bertujuan untuk memeriksa kondisi lahan, menilai kesiapan area yang akan digunakan sebagai lokasi tanam, serta mengevaluasi ketersediaan sarana pendukung yang dapat dimanfaatkan guna pengembangan usaha pertanian dan perkebunan.
Program ini dirancang sebagai salah satu bentuk upaya pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), mengingat jumlah warga binaan di Lapas Kumbang terus bertambah dari waktu ke waktu.
“Pemanfaatan lahan yang tersedia harus dilakukan secara optimal, agar program pembinaan yang diberikan dapat bersifat produktif, mendidik, dan memberikan manfaat nyata bagi para warga binaan,” ungkap Herman Anwar saat mendampingi proses peninjauan lokasi.
Ke depannya, pihak Lapas Kumbang berencana melakukan penataan dan pengolahan lahan secara bertahap dan terencana. Program berbasis pertanian serta perkebunan ini diharapkan tidak hanya mampu mendukung terwujudnya ketahanan pangan di lingkungan lembaga, tetapi juga membekali para warga binaan dengan berbagai keterampilan praktis. Keterampilan tersebut kelak dapat mereka gunakan sebagai bekal hidup dan usaha setelah menyelesaikan masa pidana dan kembali ke tengah masyarakat. (*)

