Palopo — Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi sesama. Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, tiga Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Kota Palopo bersinergi melaksanakan Aksi Donor Darah di Aula Lantai II Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palopo, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palopo, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Palopo, dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Palopo, dengan menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palopo sebagai mitra dalam pelaksanaan donor darah.
Kegiatan dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Palopo beserta jajaran, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Palopo, serta Kepala Bapas Kelas II Palopo beserta jajaran. Kehadiran para pimpinan UPT tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus komitmen bersama dalam memperkuat sinergi dan kepedulian sosial di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Turut hadir pula Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas Kelas IIA Palopo dan DWP Bapas Kelas II Palopo. Keterlibatan DWP dalam kegiatan tersebut turut memberikan warna tersendiri dalam aksi kemanusiaan, sekaligus menunjukkan bahwa semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama menjadi tanggung jawab bersama.
Sejak dimulainya kegiatan, para pegawai dari ketiga UPT menunjukkan antusiasme untuk berpartisipasi sebagai pendonor. Sebelum mengikuti proses donor darah, para peserta terlebih dahulu menjalani tahapan pemeriksaan oleh tim PMI Kota Palopo untuk memastikan kondisi peserta memenuhi persyaratan sebagai pendonor.
Pelaksanaan donor darah dilakukan dengan tetap memperhatikan prosedur kesehatan dan ketentuan yang ditetapkan oleh PMI. Peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan kemudian mengikuti proses pengambilan darah yang dilaksanakan oleh tenaga medis PMI Kota Palopo.
Kepala Lapas Kelas IIA Palopo menyampaikan bahwa kegiatan donor darah merupakan bentuk sederhana namun bermakna dalam mengisi momentum kemerdekaan.
“Semangat kemerdekaan hendaknya tidak hanya kita tunjukkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kepedulian dan aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Donor darah merupakan salah satu bentuk pengabdian dan kepedulian kita kepada sesama,” ungkapnya.
Menurutnya, kolaborasi tiga UPT dalam kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk semakin mempererat komunikasi, koordinasi, dan kebersamaan antarsatuan kerja di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Kota Palopo.
Aksi donor darah tersebut sekaligus menjadi wujud implementasi nilai gotong royong, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama. Setiap darah yang disumbangkan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama bagi pasien yang memerlukan transfusi darah dalam berbagai kondisi medis.
Keterlibatan jajaran Lapas Kelas IIA Palopo, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Palopo, Bapas Kelas II Palopo, serta DWP menunjukkan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI dapat menjadi momentum untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya meriah, tetapi juga memiliki nilai kemanusiaan dan manfaat sosial.
Melalui kegiatan tersebut, tiga UPT Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di Kota Palopo menegaskan komitmen untuk terus membangun sinergi dan menghadirkan kontribusi positif bagi masyarakat.
Aksi donor darah berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif. Kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari semangat bersama untuk terus mengisi kemerdekaan dengan karya, kepedulian, dan aksi nyata bagi bangsa dan masyarakat. (*)
