Gowa – Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang kembali menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat di Desa Barembeng, Kecamatan Bontonompo, Kamis (3/9/2026.).
Bupati Gowa mengatakan bantuan pangan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat, khususnya bagi masyarakat yang masuk dalam desil 1-4 DTSN untuk memenuhi kebutuhan pangannya.
“Kita patut bersyukur karena ini adalah bentuk perhatian bapak Presiden kepada masyarakat kita, khususnya masyarakat Kabupaten Gowa demi mencukupi kebutuhan pangan sehari-hari,” ungkapnya.
Bupati Talenrang menegaskan bantuan pangan tersebut dimanfaatkan dengan baik dan tidak untuk diperjualbelikan. Sehingga diharapkan seluruh koordinator penyaluran agar memastikan bantuan diberikan sesuai dengan nama penerima yang telah ditetapkan sehingga penyalurannya tepat sasaran.
“Diharapkan bantuan ini tidak diperjualbelikan. Kepada koordinator agar memberikan sesuai nama penerima atau tepat sasaran sesuai dengan yang ada dalam DTSN,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sitti Husniah Talenrang turut mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca ekstrem yang saat ini terjadi. Dirinya meminta masyarakat memperhatikan berbagai potensi yang dapat memicu kebakaran, termasuk penggunaan kompor dan peralatan rumah tangga lainnya.
“Di tengah cuaca ekstrem dan maraknya kebakaran, saya mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kompor di rumah dan hal-hal lainnya yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” pesannya.
Sementara Koordinator Bantuan Pangan Kabupaten Gowa Perum Bulog Cabang Makassar, Irianto, menjelaskan khusus Desa Barembeng terdapat sebanyak 547 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang masuk dalam desil 1-4, dimana masing-masing penerima memperoleh 10 kilogram beras per bulan untuk alokasi tiga bulan (Juli-September) sehingga total yang diterima sebanyak 30 kilogram.
“Di Desa Barembeng total penerima 547 PBP, dan untuk Kecamatan Bontonompo secara keseluruhan, bantuan pangan yang disalurkan mencapai 188.400 kilogram atau diperuntukkan bagi 6.280 PBP,” jelasnya.
Irianto berharap bantuan pangan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan tidak diperjualbelikan, mengingat bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Diharapkan bantuan pangan ini dipergunakan dengan baik dan tidak diperjualbelikan, karena jelas ini adalah bantuan pemerintah untuk masyarakat,” pungkasnya.
Bantuan pangan ini disalurkan di 18 kecamatan se-Kabupaten Gowa dengan jumlah penerima sebanyak 73.780 Penerima Bantuan Pangan (PBP). Jumlah tersebut meningkat dibandingkan alokasi Februari dan Maret 2026 yang sebanyak 70.944 penerima atau mengalami peningkatan sekitar 3,99 persen. (Fan)
