WATAMPONE — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone menggelar penggeledahan besar-besaran di seluruh blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu, (23/9/2026) Malam.
Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, Brimob, dan BNN Kabupaten Bone, sebagai wujud nyata mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan barang terlarang.
Apel pembukaan dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIA Watampone, Rahnianto. Dalam arahannya, ia menegaskan kegiatan ini merupakan tindak lanjut instruksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan kebersihan di seluruh unit pelayanan pemasyarakatan.
“Kami bersungguh-sungguh memerangi narkoba. Penggeledahan ini sesuai arahan pimpinan pusat agar masyarakat mengetahui komitmen kami menjaga keamanan ketat di dalam lingkungan lapas,” ujar Rahnianto.
Selain pencegahan peredaran narkoba, razia juga menyasar potensi praktik penipuan serta benda-benda yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban. Rahnianto mengingatkan seluruh petugas tetap mengedepankan pendekatan humanis, sopan, dan santun kepada warga binaan selama pemeriksaan berlangsung.
Petugas dibagi menjadi 10 tim yang memeriksa kamar hunian secara menyeluruh. Unsur yang terlibat berasal dari Kodim 1407/Bone, Polres Bone, Batalyon C Pelopor Brimob, dan BNN Kabupaten Bone.
Usai kegiatan, Rahnianto bersama Kepala BNN Kabupaten Bone AKBP H. Risman Sani, S.Ag., serta perwakilan instansi terkait menyampaikan hasil pemeriksaan.
“Alhamdulillah, tidak ditemukan barang signifikan seperti narkoba maupun telepon seluler,” ungkap Rahnianto.
Meski demikian, petugas mengamankan sejumlah benda yang berpotensi disalahgunakan, antara lain sendok, pemotong kertas (cutter), dan silet yang dapat difungsikan sebagai alat tajam.
Rahnianto menegaskan sinergi lintas instansi ini akan terus diperkuat dan dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Saya berharap kegiatan ini terus berlanjut dan bersinergi secara positif bersama BNN, Polres, Brimob, maupun TNI,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Bone AKBP H. Risman Sani menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan razia gabungan tersebut. Langkah ini dinilai sangat positif untuk menjaga keamanan sekaligus memperkuat pencegahan peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
“Keterlibatan lintas instansi menunjukkan adanya komitmen bersama. BNN terus mendukung upaya ini demi terwujudnya Kabupaten Bone yang bebas dari peredaran narkoba,” tegas Risman.
Ia juga berharap proses pembinaan warga binaan semakin optimal sehingga mereka dapat kembali ke tengah masyarakat dalam kondisi lebih baik, lebih bermanfaat, dan siap berkontribusi positif.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memperteguh komitmen bersama menjaga lingkungan Lapas Kelas IIA Watampone tetap bersih, aman, dan tertib. (*)
