Makassar – Dalam rangka mengoptimalkan fungsi pembimbingan terhadap Klien Pemasyarakatan, khususnya dalam membentuk pribadi yang mandiri dan produktif, Bapas Kelas I Makassar membangun Sarana Bimbingan Kemandirian (SBK) sebagai bagian dari pengembangan fasilitas bimbingan. Sarana ini resmi diluncurkan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Rudy Fernando, pada Selasa (18/3/2025).
Peresmian ini disaksikan oleh para pejabat struktural Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, seluruh pegawai Bapas Makassar, Klien Pemasyarakatan, serta tamu undangan lainnya.
Acara ini menjadi momen penting dalam memperkuat komitmen Pemasyarakatan untuk mendukung proses reintegrasi sosial Klien melalui pemberdayaan dan pelatihan keterampilan.
Dalam sambutannya, Kepala Bapas Kelas I Makassar, Surianto, menyampaikan bahwa SBK ini merupakan entry point bagi pelatihan atau bimbingan kemandirian Klien Pemasyarakatan di lingkungan Bapas, sebagaimana pelatihan serupa yang telah dilaksanakan di Lapas dan Rutan.
“Dengan diresmikannya sarana ini, Bapas Makassar siap menyelenggarakan berbagai program pelatihan kerja bagi Klien, sehingga mereka dapat lebih siap kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah, Rudy Fernando, memberikan apresiasi positif atas inisiatif Bapas Makassar. Ia menegaskan bahwa peresmian ini adalah bentuk nyata komitmen jajaran Pemasyarakatan untuk menciptakan Klien Pemasyarakatan yang mandiri, terampil, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Ini bukan hanya fasilitas, tapi adalah harapan agar Klien bisa memulai hidup baru yang lebih baik,” tuturnya.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan peresmian secara simbolis Sarana Bimbingan Kemandirian oleh Kepala Kantor Wilayah, disertai peninjauan fasilitas yang telah disiapkan sebagai lokasi pelatihan.
Sarana ini nantinya akan digunakan sebagai pusat kegiatan kemandirian, termasuk pelatihan kerja, pengembangan usaha, dan pemasaran produk hasil karya Klien Pemasyarakatan. Melalui program ini, Bapas Makassar berharap dapat menumbuhkan semangat kemandirian dan meningkatkan produktivitas Klien, sehingga mampu berkontribusi positif saat kembali ke masyarakat. (*)

