MAKASSAR – Ketua Umum KONI Sulawesi Selatan, Darmawangsyah Muin (DM), secara resmi membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sulsel 2025 yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Kantor Gubernur Sulsel, Jumat (28/11/2025).
Acara pembukaan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Andi Tenri Indah, pengurus KONI Sulsel, serta seluruh jajaran Pengda PBSI Sulsel.
Ketua Pengda PBSI Sulsel, Devo Khadaffi, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas kehadiran dan pembukaan langsung oleh Ketua KONI Sulsel terpilih. Ia juga melaporkan bahwa para wasit yang bertugas dalam ajang ini merupakan peserta penataran wasit tingkat provinsi yang dipersiapkan untuk meningkatkan kualitas perwasitan di Sulsel.
“Kami sangat bersyukur karena Kejurprov tahun ini dibuka langsung oleh Bapak Darmawangsyah Muin, serta dihadiri Ibu Andi Tenri Indah. Wasit yang bertugas di sini juga sedang mengikuti penataran untuk persiapan sertifikasi tingkat provinsi,” ujar Devo.
Ia menjelaskan bahwa Kejurprov PBSI Sulsel 2025 menjadi ajang seleksi utama menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang akan digelar pada 15–20 Desember 2025 di Malang, Jawa Timur. PBSI Sulsel akan menurunkan atlet kategori taruna dan dewasa untuk berpartisipasi dalam Kejurnas tersebut.
“Para juara di Kejurprov kali ini akan mewakili Sulsel di Kejurnas 2025. Mereka yang terbaik di sini akan kita bawa ke Malang,” jelasnya.
Devo menambahkan bahwa PBSI Sulsel memberikan uang pembinaan bagi atlet yang lolos seleksi Kejurnas sebagai bentuk apresiasi dan motivasi tambahan. “Ini menjadi penyemangat bagi atlet-atlet kita untuk terus mengharumkan nama Sulawesi Selatan,” tegasnya.
Tercatat sebanyak 48 atlet dari 16 klub bulutangkis se-Sulawesi Selatan turut berpartisipasi dalam Kejurprov 2025.
“Kami berharap dukungan dari Ketua KONI Sulsel agar para atlet yang akan bertanding di Kejurnas dapat membawa pulang prestasi terbaik. Kami juga menekankan pentingnya sportivitas, persaudaraan, dan persahabatan dalam setiap pertandingan,” pungkasnya.
Dalam sambutannya, DM memberikan apresiasi tinggi kepada Pengda PBSI Sulsel atas kerja keras dan dedikasi dalam membina atlet bulutangkis di provinsi ini.
“KONI Sulsel sangat mengapresiasi kegigihan PBSI Sulsel dalam mendorong atlet-atlet kita agar mampu bersaing di level nasional dan internasional. Insya Allah dari Kejurprov ini akan lahir atlet terbaik yang dapat mengharumkan nama Sulawesi Selatan,” ujar sang Ketua KONI Sulsel.
Ia menegaskan bahwa Kejurprov adalah momentum penting bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik sebelum menghadapi tantangan di Kejurnas Malang. Menurutnya, kerja keras, disiplin, dan mental juara menjadi modal utama untuk menembus prestasi nasional.
“Kita akan kawal mereka. Jika mampu bersaing di Kejurnas Malang, tidak menutup kemungkinan kita bentuk mereka untuk berkiprah di level internasional. Namun itu harus dibarengi kerja keras dan kedisiplinan,” tegasnya.
Wakil Bupati Gowa ini juga menantang para atlet agar tampil maksimal. “Selesaikan Kejurprov ini dengan baik. Di Kejurnas kita kawal sampai juara. Insya Allah KONI Sulsel siap mendukung, termasuk menuju PON NTT–NTB 2028,” tambahnya.
Selain itu, DM juga menekankan pentingnya profesionalisme para wasit. “Mulai dari ajang ini kita butuh wasit yang profesional, jujur, dan independen agar lahir atlet berkualitas dan berprestasi,” pesannya. (Fan)

