Palopo – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palopo menerima kunjungan kuliah lapangan dari mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Metalurgi Politeknik Dewantara pada Kamis (9/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai II Lapas Kelas IIA Palopo ini merupakan bagian dari upaya memperluas wawasan akademik mahasiswa mengenai sistem pemasyarakatan serta pelaksanaan tugas dan fungsi Lembaga Pemasyarakatan di Indonesia.
Kunjungan tersebut disambut oleh jajaran Lapas Kelas IIA Palopo yang memberikan pemaparan mengenai peran pemasyarakatan, sistem pembinaan warga binaan, pengamanan, serta berbagai program pembinaan kepribadian dan kemandirian yang dilaksanakan di dalam lapas. Mahasiswa juga memperoleh gambaran mengenai implementasi pelayanan publik dan tata kelola pemasyarakatan yang mengedepankan prinsip profesional, akuntabel, dan humanis.
Usai mengikuti sesi pemaparan, para mahasiswa diarahkan untuk meninjau secara langsung kegiatan pembinaan yang sedang berlangsung, khususnya program pembinaan kemandirian di kawasan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas IIA Palopo. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa menyaksikan secara langsung berbagai aktivitas pembinaan yang dijalankan oleh warga binaan sebagai bagian dari upaya pembekalan keterampilan dan peningkatan kompetensi. Kegiatan ini memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa mengenai implementasi sistem pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada aspek pengamanan, tetapi juga menitikberatkan pada pembinaan, pemberdayaan, dan reintegrasi sosial warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Lapas Kelas IIA Palopo menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan edukatif seperti ini merupakan bentuk sinergi antara institusi pemasyarakatan dengan dunia pendidikan. Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pelaksanaan sistem pemasyarakatan sekaligus menghilangkan stigma negatif terhadap lembaga pemasyarakatan melalui informasi yang faktual dan edukatif.
Kepala Lapas Kelas IIA Palopo, Jose Quelo, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Politeknik Dewantara untuk menjadikan Lapas Kelas IIA Palopo sebagai lokasi kuliah lapangan. Menurutnya, kerja sama antara institusi pendidikan dan pemasyarakatan merupakan langkah positif dalam membangun literasi masyarakat mengenai fungsi pemasyarakatan sebagai bagian dari sistem peradilan pidana.
“Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan pengalaman belajar yang bermanfaat bagi mahasiswa sekaligus memperkenalkan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga mengedepankan pembinaan dan pemberdayaan warga binaan agar siap kembali menjadi pribadi yang produktif di tengah masyarakat,” ujar Jose Quelo.
Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan antara dunia akademik dan Lapas Kelas IIA Palopo semakin erat sehingga mampu mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, memperkuat kolaborasi antarinstansi, serta meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap peran strategis pemasyarakatan dalam mewujudkan sistem peradilan yang humanis, profesional, dan berkeadilan. (*)
