MAKASSAR – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti berbagai sudut wilayah Pemilihan Daerah (Dapil) Makassar A sepanjang 22 hingga 29 Juli 2026. Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Hj. Fatma Wahyuddin, ST, MM, melaksanakan Reses Masa Persidangan III Tahun 2025–2026 yang bukan sekadar agenda rutin, melainkan menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dengan konstituen.
Menanggalkan sekat birokrasi, politisi perempuan dari Fraksi [sebutkan nama partai] ini hadir menyapa warga di jantung Kota Metropolitan Makassar. Bagi Hj. Fatma, kegiatan ini adalah momentum sakral untuk mendengar langsung denyut nadi persoalan yang dihadapi masyarakat.
Dengar Langsung, Catat Secara Detail
Berbagai aspirasi tumpah ruah dari pertemuan ke pertemuan. Mulai dari masalah klasik perkotaan seperti kerusakan jalan dan gang, sistem drainase yang belum optimal penyebab banjir genangan, ketersediaan fasilitas kesehatan dasar, hingga harapan pemberdayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Rumah rakyat itu bukan hanya gedung DPRD yang megah, tetapi ada di setiap kursi plastik di balai warga, di teras-teras rumah, dan di tengah lorong-lorong kota tempat kita duduk bersama hari ini,” ungkap Hj. Fatma di hadapan ratusan warga yang antusias menyambut kedatangannya.
Dialog Solutif dan Langkah Tindak Lanjut
Sesi pertemuan berlangsung dinamis. Warga tidak hanya menyampaikan keluhan, tetapi juga memberikan masukan konstruktif. Ibu-ibu pelaku usaha menyuarakan kebutuhan pelatihan pemasaran digital dan kemudahan akses permodalan. Sementara kalangan pemuda mengharapkan dukungan ruang kreativitas serta fasilitas olahraga yang memadai.
Hj. Fatma mencatat setiap aspirasi dengan cermat. Ia juga menjelaskan mekanisme penganggaran di tingkat provinsi serta menegaskan komitmennya untuk memasukkan pokok-pokok pikiran hasil pertemuan ini ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang akan datang.
Bukti Konsistensi Pengabdian
Tujuh hari pelaksanaan reses ini ditutup dengan rasa optimisme tinggi dari masyarakat. Warga Makassar A merasa memiliki wakil rakyat yang tidak hanya hadir saat masa kampanye, tetapi konsisten memperjuangkan hak-hak konstitusional mereka di tingkat provinsi.
Melalui kegiatan ini, Hj. Fatma Wahyuddin kembali membuktikan bahwa dedikasi seorang wakil rakyat diukur dari seberapa dekat ia dengan rakyatnya. Langkah nyata terus berlanjut, demi mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat Sulawesi Selatan. (Hamzah)
