Gowa – Pengurus Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) tingkat kecamatan se-Kabupaten Gowa secara resmi dilantik dalam masa khidmat 2026–2031. Pelantikan yang dilaksanakan secara serentak di Gedung Wanita Sungguminasa, Minggu (3/5/2026), ini diikuti oleh perwakilan dari 18 kecamatan di wilayah tersebut.
Mengusung tema “Imam Masjid Bersatu, Umat Kuat, Gowa Maju dan Sejahtera”, kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat keberadaan organisasi sebagai wadah pembinaan, pengembangan, dan penguatan peran seluruh imam masjid di Gowa, yang kini jangkauannya telah meluas hingga tingkat kecamatan.
Wakil Bupati Gowa sekaligus Ketua Dewan Pembina IPIM Gowa, Darmawangsyah Muin, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan di tingkat kecamatan. Ia berharap langkah ini menjadi titik awal yang baik, sehingga dalam waktu dekat kepengurusan serupa juga dapat dibentuk hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
“IPIM adalah organisasi keumatan yang memikul tanggung jawab moral dalam melayani jamaah. Fokus utama kita adalah memperkokoh fondasi keagamaan dan memperluas syiar dakwah melalui peran strategis seluruh imam masjid di Gowa,” ujarnya.
Darmawangsyah juga menitipkan amanah kepada seluruh pengurus yang baru dilantik untuk senantiasa menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai agama dan menanamkan kesadaran pendidikan di tengah masyarakat. Menurutnya, kedua aspek tersebut menjadi landasan utama untuk mewujudkan ketertiban, keamanan, hingga kesejahteraan bersama.
“Saya meyakini, ketika agama dan pendidikan telah menjadi pondasi yang kokoh, maka berbagai persoalan termasuk dalam bidang keamanan dan kesejahteraan akan lebih mudah kita selesaikan. Keduanya adalah pilar penting yang menguatkan langkah masyarakat menuju kemajuan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penguatan nilai spiritualitas dan peningkatan kualitas pendidikan merupakan bagian dari upaya bersama membangun masa depan Gowa yang lebih baik dan diberkahi.
“Dengan menyatukan nilai-nilai spiritual dan kemajuan pendidikan, kita sedang membangun benteng kuat bagi masa depan daerah ini. Mari kita wujudkan setiap rumah sebagai tempat belajar, dan pastikan setiap anak tumbuh dengan pemahaman agama yang benar. Inilah jalan kita memutus rantai kemiskinan, serta mewujudkan Gowa yang makmur dan penuh berkah dari Allah SWT,” ungkapnya dengan semangat.
Sementara itu, Ketua IPIM Kabupaten Gowa, Zainal Timung, menjelaskan bahwa kehadiran organisasi ini didasari oleh komitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas para imam masjid. Berbagai program kerja telah disusun, mulai dari standarisasi bacaan Al-Qur’an, peningkatan kompetensi keagamaan, penguatan hafalan, hingga upaya memperhatikan kesejahteraan para imam.
Menurutnya, terbentuknya kepengurusan hingga tingkat kecamatan menjadi langkah strategis agar organisasi dapat menjangkau wilayah yang lebih luas, sehingga mampu merespons dan menyelesaikan berbagai tantangan sosial maupun keagamaan yang ada di tengah masyarakat.
“IPIM hadir untuk memajukan organisasi sekaligus meningkatkan kualitas imam di wilayah masing-masing. Ke depannya, kami berharap sinergi yang baik dengan Pemerintah Daerah dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus diperkuat, agar program-program pembangunan sosial dan keagamaan dapat dirasakan manfaatnya hingga ke pelosok desa,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua IPIM Sulawesi Selatan, Syamsuddin Nur, turut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Gowa terhadap perkembangan organisasi ini.
Ia menilai, terbentuknya kepengurusan di seluruh kecamatan menjadi bukti nyata keseriusan IPIM dalam memastikan pembinaan dan pengembangan kualitas imam dapat menjangkau hingga ke tingkat akar rumput.
“Kami sangat bersyukur karena 18 kecamatan di Gowa telah memiliki kepengurusan sendiri. Ini adalah momentum yang sangat berharga. Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah, kami sangat optimistis IPIM akan menjadi wadah yang kuat, yang mampu mencetak para imam dengan kompetensi dan kualifikasi terbaik,” ujarnya.
Syamsuddin juga menegaskan bahwa keberadaan IPIM sebagai organisasi formal diharapkan mampu menjawab berbagai kebutuhan dan keresahan masyarakat terkait kualitas keilmuan dan pelayanan para imam, sekaligus memastikan mereka dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan fokus dan penuh pengabdian.
“Peran imam bukanlah hal yang sepele. Oleh karena itu, kehadiran IPIM diharapkan mampu menjawab harapan masyarakat, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang kondusif agar para imam dapat melayani umat dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.
Kegiatan pelantikan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat terkait, antara lain Sekretaris Umum IPIM Gowa, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gowa, para Camat se-Kabupaten Gowa, serta unsur Tripika Kecamatan Somba Opu. (Fan)

