Sengkang — Sebanyak 103 peserta, terdiri atas 89 warga binaan dan 14 pegawai Rutan Kelas IIB Sengkang, mengikuti Skrining Tuberkulosis (TBC) terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di hari pertama, Rabu (16/9/2026).
Pemeriksaan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut berlangsung di Klinik Pratama Rutan Kelas IIB Sengkang sebagai upaya deteksi dini dan pemantauan kesehatan di lingkungan rutan.
Kegiatan ini melibatkan 4 unsur tenaga kesehatan, yakni Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan dan Tim Radiologi Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo, Tim Kesehatan Puskesmas Lempa, serta tenaga kesehatan Klinik Pratama Rutan Kelas IIB Sengkang.
Rangkaian pemeriksaan dilakukan secara bertahap. 103 peserta terlebih dahulu menjalani pendaftaran dan pendataan, kemudian mengikuti foto rontgen dada. Hasil rontgen selanjutnya diperiksa oleh dokter untuk mengetahui ada atau tidaknya indikasi TBC.
Tidak hanya pemeriksaan, peserta juga mendapatkan sosialisasi pencegahan TBC. Edukasi ini penting agar warga binaan maupun petugas memahami gejala, pencegahan, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara dini.
Hasil pemeriksaan pada hari pertama/sesi pertama menunjukkan nihil indikasi TBC, baik pada 89 warga binaan maupun 14 pegawai yang mengikuti kegiatan.
Kepala Rutan Kelas IIB Sengkang, Oki Setiawan, menegaskan bahwa data tersebut menjadi bagian penting dari upaya deteksi dini dan pemeliharaan kesehatan di lingkungan Rutan.
“Melalui pemeriksaan ini, kami ingin memastikan kesehatan warga binaan dan petugas tetap terpantau. Deteksi dini menjadi langkah penting agar apabila ditemukan indikasi penyakit, dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Oki.
Kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. (*)
