Pangkep – Dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Pangkep tidak hanya membuka layanan kunjungan khusus Lebaran bagi warga binaan pada Sabtu (21/3/2026), namun juga menyerahkan remisi khusus kepada sebanyak 204 orang warga binaan sebagai bentuk kesempatan untuk memperbaiki diri dan merayakan hari kemenangan bersama keluarga.
Layanan kunjungan khusus yang diadakan menjadi momen dinanti oleh banyak pihak, berfungsi untuk mempererat silaturahmi serta memberikan kesempatan bagi warga binaan dan keluarga untuk merasakan suasana Lebaran yang hangat bersama-sama.
Kepala Rutan Pangkep, Irphan Dwi Sandjojo, menyampaikan bahwa kedua langkah tersebut merupakan bentuk perhatian dari institusi agar warga binaan tetap merasa diterima dan memiliki dukungan dalam proses pembinaan. “Kami ingin warga binaan tetap merasakan hangatnya suasana Lebaran, bisa bertemu keluarga, bercengkerama dan melepas rindu. Selain itu, remisi khusus yang diberikan menjadi bukti bahwa upaya mereka dalam mengikuti pembinaan dengan baik dihargai. Dukungan keluarga sangat penting dalam proses pembinaan untuk membantu mereka kembali menjadi bagian yang produktif dalam masyarakat,” ujarnya.
Remisi khusus yang diberikan disesuaikan dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang, antara lain berdasarkan perilaku yang baik selama berada di rutan, partisipasi aktif dalam program pembinaan, serta jenis pelanggaran yang telah dijalani. Jumlah hari remisi yang diterima bervariasi sesuai dengan masing-masing kategori kelayakan.
Pelaksanaan kunjungan berlangsung dengan tertib melalui pengawasan ketat sesuai prosedur yang berlaku. Dalam mendukung keamanan dan kelancaran kegiatan, turut hadir personel dari Koramil 1421-03/Bungoro yang membantu pengamanan serta pengaturan aliran kunjungan selama layanan berlangsung. Selain itu, pihak rutan juga menyediakan fasilitas pendukung seperti area duduk yang nyaman dan sarana untuk berbagi makanan ringan, memperkuat suasana kebersamaan.
Suasana haru dan kebahagiaan tampak mewarnai area kunjungan. Warga binaan dan keluarga memanfaatkan momen tersebut untuk saling berbagi cerita, berbagi makanan khas Lebaran, serta memberikan dukungan moral satu sama lain. Meski dalam keseharian mereka masih dapat bertemu melalui layanan kunjungan reguler, suasana Lebaran menghadirkan nuansa yang berbeda dan lebih bermakna, terutama bagi mereka yang menerima remisi dan melihat harapan untuk kembali berkontribusi dalam keluarga dan masyarakat.
Melalui layanan kunjungan khusus dan pemberian remisi Idul Fitri, diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi warga binaan dalam menjalani proses pembinaan, sekaligus memperkuat dukungan keluarga sebagai bagian penting dalam proses perubahan ke arah yang lebih baik. Pihak rutan juga berharap bahwa langkah ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus meningkatkan diri dan siap kembali berintegrasi dengan masyarakat setelah menyelesaikan masa tahanan. (*)

