Gowa – Menjelang Natal dan Tahun Baru 2024, Lapas Narkotika Sungguminasa gelar sidak gabungan bersama Polri, TNI, dan BNN, serta Tim Satgas Kamtib Kanwil Sulawesi Selatan, Jumat, (15/12/2023) Malam.
Momen Natal dan Tahun Baru yang marak terjadi gangguan kamtib menjadi atensi Lapas Narkotika Sungguminasa untuk menyelenggarakan deteksi dini gangguan kamtib baik penggeledahan rutin, insidentil dan penggeledahan gabungan yang melibatkan TNI-Polri serta BNN.
Kegiatan diawali dengan apel persiapan, bertindak sebagai pembina apel yaitu Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitasi, Pengelolaan Benda Sitaan, Barang Rampasan Negara dan Keamanan Kanwil Kemenkumham Sulawesi Selatan, Surianto didampingi Kalapas Narkotika Andi Mohammad Syarif, bersama TNI-Polri serta BNN. Dan bertindak sebagai pemimpin apel yaitu Kepala KPLP, Darman Syah.

Sementara, Kabid Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitasi, Pengelolaan Benda Sitaan, Barang Rampasan Negara dan Keamanan Kanwil Kemenkumham Sulsel Surianto, Menjelaskan, tujuan Penggeledahan yaitu sebagai pencegahan dini gangguan Kamtib pada Lapas Narkotika Sungguminasa. Beliau juga berpesan agar penggeledahan tetap dilakasanakan dengan aman dan terkendali.
“Kalau kita lihat sepintas Lapas Narkotika Sungguminasa terlihat aman dan kondusif, tetapi kita jangan terlena dengan hal tersebut, karena bisa saja dibalik semuanya itu ada hal tersembunyi yang dapat mengakibatkan gangguan keamaan dan ketertiban. Untuk itu hari ini kita melakukan penggeledahan untuk memastikan keadaan disini tetap aman dan kondusif,” Jelas Surianto.
Sementara itu, Kalapas Narkotika, Andi Mohammad Syarif Menyampaikan bahwa Penggeledahan ini sebagai Refleksi akhir tahun untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban Lapas.
“Kita libatkan TNI, polri dan BNN serta Tim dari Kantor wilayah, totalnya ada sekitar 50 orang gabungan seluruh APH dibagi dalam 4 tim dan dipimpin oleh petugas kami menuju blok/kamar hunian yang menjadi sasaran,” terang Kalapas.
Lanjut, Andi, Adapun blok hunian yang menjadi sasaran yaitu seluruh blok hunian Lapas yang terdiri dari Blok A, B, C dan Kamar Lansia dengan jumlah warga binaan saat ini sekitar 602 orang.
Usai sidak, Tim menemukan dan menyita sejumlah barang antara lain Botol Saus kaca, Botol parfum kaca, gelas besi, gunting kuku, sendok besi, sendok taman besi, hangar besi, kabel stacker, Stop kontak dan 2 besi aluminium yang panjangnya setengah meter.
“Dari hasil Penggeledahan gabungan didapatkan sejumlah barang-barang temuan yang akan disita, didata dan kita musnahkan. Adapun hasil sidak malam ini akan dibuatkan laporan ke kantor wilayah kementerian hukum dan HAM Sulsel dan kepada seluruh APH yang hadir,” terang Andi. (Fan)

