Bulukumba – Mutzaini Zein resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai Kepala Lapas Kelas IIA Bulukumba setelah mengabdi selama tiga tahun satu bulan enam belas hari.
Dalam acara pisah sambut, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung berbagai program selama masa kepemimpinannya.
Mutzaini mengungkapkan apresiasi mendalam kepada unsur Forkopimda Kabupaten Bulukumba yang turut berkontribusi dalam pembangunan Lapas.
Salah satu pencapaian besar adalah penyelesaian blok hunian khusus perempuan serta pembangunan jalan keliling Lapas yang rampung dalam waktu kurang dari sebulan.
“Kami hanya mampu mengucapkan terima kasih banyak,” ujarnya.
Ia juga secara khusus mengapresiasi Kapolres, Dandim, Kejari, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, serta seluruh stakeholder internal dan eksternal, termasuk dai muda Iwan Bahar.
“Cikal bakal lahirnya pesantren di Lapas Bulukumba adalah berkat dorongan beliau. Meskipun tanpa honor, ia tetap berkomitmen membina warga binaan. Terima kasih,” tutur Mutzaini.
Selain itu, ia melaporkan kerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Bantaeng untuk mendukung program kemandirian warga binaan.
“Bulan ini seharusnya ada dua kegiatan besar, tetapi masih tertunda karena kendala anggaran,” jelasnya.
Kini menjabat sebagai Kalapas Pontianak, Mutzaini mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah mendukungnya, baik secara langsung maupun tidak langsung.
“Selama bertugas di sini, saya jauh dari sempurna, tetapi saya selalu berusaha memberikan yang terbaik. Mohon maaf lahir dan batin jika ada kata-kata atau sikap yang kurang berkenan,” ungkapnya.
Sementara itu, Akbar Amnur yang kini menjabat sebagai Kalapas Kelas IIA Bulukumba menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diterimanya. Ia juga memberikan penghormatan kepada Mutzaini atas torehan prestasi yang telah diraih.
“Kami berpikir raihan prestasi bapak ini berkah buat kami, dan menjadi tantangan tersendiri bagaimana bisa meningkatkan atau mempertahankan,” ungkapnya. (*)

