Palopo – Dalam rangkaian Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Lapas Kelas IIA Palopo menggelar kegiatan Panen Raya di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia.
Kegiatan panen raya ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Rudy Fernando Sianturi, bersama jajaran pejabat administrator Kanwil Ditjenpas Sulsel serta para Kepala UPT Pemasyarakatan se-Sulawesi Selatan.
Beragam hasil pertanian berhasil dipanen dalam kegiatan tersebut, antara lain terong, pare, kangkung, dan labu gambus yang merupakan hasil budidaya warga binaan melalui program pembinaan kemandirian. Selain itu, turut dipanen hasil perikanan berupa ikan dengan total berat mencapai 50 kilogram.
Panen raya ini menjadi bukti konkret bahwa program pembinaan di Lapas Palopo tidak hanya berorientasi pada pembentukan sikap dan perilaku, tetapi juga pada peningkatan keterampilan produktif yang bermanfaat. Melalui pemanfaatan lahan SAE, warga binaan didorong untuk aktif dalam kegiatan pertanian dan perikanan yang berkelanjutan.
Kepala Kantor Wilayah dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas capaian yang telah diraih Lapas Palopo dalam mengembangkan program pembinaan berbasis ketahanan pangan. Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sejalan dengan kebijakan nasional dalam memperkuat ketahanan pangan serta memberdayakan sumber daya yang ada secara optimal.
Dengan adanya panen raya ini, diharapkan Lapas Palopo dapat terus menjadi contoh dalam pelaksanaan program pembinaan yang inovatif, produktif, dan berdampak nyata, baik bagi warga binaan maupun bagi masyarakat luas.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat, mencerminkan komitmen kuat jajaran pemasyarakatan dalam mendukung program strategis nasional melalui langkah nyata dari dalam lapas. (*)

