Soppeng – Warga binaan yang ada di Lapas dan Rutan tidak hanya menjalani masa pidananya akan tetapi juga diberikan pembinaan.
Rutan Kelas IIB Soppeng juga melaksanakan kegiatan pembinaan bagi warga binaan, salah satu pembinaannya berupa pembinaan kemandirian di bidang pertanian.
Warga binaan di Rutan Kelas IIB Soppeng mengelola lahan seluas 140.000 M² lahan jagung di lahan yang semula diperuntukkan untuk pembangunan Rutan Soppeng yang baru akan tetapi belum terealisasi sampai sekarang.
Kakanwil Ditjenpas Sulsel, Rudy Fernando Sianturi menyampaikan kegiatan pembinaan dibidang pertanian yang ada pada Rutan Kelas IIB Soppeng merupakan kegiatan yang dapat membuat warga binaan produktif dengan pembekalan kepada warga binaan melalui keterampilan bertani.
“Kegiatan pembinaan ini merupakan perwujudan dari komitmen Rutan Soppeng untuk melaksanakan program ketahanan pangan yang menjadi program akselerasi Menteri Imipas, Agus Andrianto untuk menjadikan Pemasyarakatan semakin maju” jelas Rudy.
Hal ini disampaikan Kakanwil saat kunjungannya ke Rutan Kelas IIB Soppeng untuk penyerahan bantuan sosial kepada keluarga warga binaan dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-61 Beberapa hari yang lalu.
Kakanwil mengapresiasi kejelian Rutan Soppeng untuk memanfaatkan lahan yang tidak terpakai sehingga lahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk program pembinaan.
“Rutan Soppeng telah membuktikan bahwa program pembinaan yang berkaitan dengan program ketahanan dapat dilaksanakan dengan memanfaatkan lahan di luar Rutan dikarenakan keterbatasan lahan yang dimiliki” terangnya.
Menurut Karutan Kelas IIB Soppeng M. Arfandy, lahan jagung ini akan dipanen dapat akhir bulan Mei mendatang, beliau berharap agar hasil panen dapat bermanfaat bagi warga binaan dan pegawai Rutan. (*)

