Selayar – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Selayar kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perhatian kepada warga binaan melalui kegiatan bakti sosial dengan membagikan 96 paket makanan kepada seluruh warga binaan, Rabu (22/07/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam pelaksanaan program bakti sosial sebagai wujud kepedulian terhadap pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan serta upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang humanis.
Pembagian paket makanan berlangsung dengan tertib dan melibatkan jajaran pegawai Rutan Selayar. Seluruh warga binaan menerima paket makanan secara merata sebagai bentuk perhatian dan kebersamaan dari Rutan Selayar.
Kepala Rutan Selayar, Sofian Hadi Sasmita, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari komitmen Rutan Selayar dalam menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada aspek pembinaan, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai kepedulian. Terlebih warga binaan Rutan Selayar tidak sedikit pula yang berasal dari pulau-pulau ataupun daerah luar Kota Benteng Kepulauan Selayar yang jarang mendapatkan kunjungan dari keluarga/sanak/famili maupun kerabat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa warga binaan tetap mendapatkan perhatian dan kepedulian. Semoga apa yang diberikan dapat memberikan manfaat, menumbuhkan semangat, serta mempererat rasa kebersamaan di lingkungan Rutan Selayar,” ujar Sofian.
Harapannya kegiatan bakti sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga binaan sekaligus mendukung terciptanya pembinaan yang lebih efektif. Menurutnya, perhatian terhadap kesejahteraan warga binaan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif di dalam rutan.
Melalui kegiatan ini, Rutan Selayar terus berkomitmen mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan serta memperkuat semangat pemasyarakatan yang humanis, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat. (*)
