Makassar – Rumah Tahanan Negara Kelas I Makassar membagikan premi kepada warga binaan yang aktif mengikuti program pembinaan kemandirian. Pemberian premi ini merupakan bentuk apresiasi atas produktivitas, kedisiplinan, dan tanggung jawab warga binaan dalam menjalankan berbagai kegiatan pembinaan yang meliputi barbershop, coffee shop, dan kerajinan tangan. Rabu (24/6/2026).
Program pembinaan kemandirian ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjadi sarana bagi warga binaan untuk menjalani masa pidana secara lebih produktif. Melalui berbagai aktivitas kerja yang terarah, warga binaan dapat mengembangkan keterampilan, membangun kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.
Dalam mekanismenya, premi yang diterima dibagikan sebesar 50 persen secara tunai kepada warga binaan, sedangkan 50 persen lainnya disimpan melalui kartu e-money Brizzi sebagai tabungan yang akan diberikan saat yang bersangkutan selesai menjalani masa pidana. Skema ini diharapkan dapat membantu warga binaan belajar mengelola hasil kerja sekaligus memiliki bekal awal ketika kembali ke lingkungan masyarakat.
Kepala Rutan Kelas I Makassar, Jayadikusumah, menyampaikan bahwa program pembinaan kemandirian merupakan salah satu upaya untuk membentuk warga binaan yang produktif dan siap beradaptasi setelah bebas.
“Melalui pembinaan ini, warga binaan tidak hanya memperoleh keterampilan kerja, tetapi juga belajar tentang tanggung jawab, disiplin, dan pentingnya mempersiapkan masa depan. Premi yang diberikan merupakan bentuk penghargaan atas usaha dan kerja keras mereka selama mengikuti pembinaan,” ujarnya.
Salah seorang warga binaan peserta pembinaan mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan melalui program tersebut.
“Kami merasa dihargai karena hasil kerja kami memiliki nilai. Selain mendapat pengalaman dan keterampilan, sebagian premi juga menjadi tabungan yang bisa kami manfaatkan nanti saat bebas,” ungkapnya.
“Setiap keterampilan yang dipelajari, setiap karya yang dihasilkan, dan setiap premi yang diterima adalah bukti bahwa perubahan selalu dimulai dari kemauan untuk terus berkembang,” Ujarnya. (*)

