BONE— Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone mengikuti Rapat Pemaparan Hasil Akhir Evaluasi dan Tata Kelola Pelayanan Publik yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (2/9/2026). Kegiatan berpusat di Sekretariat Wawasan Bebas Bersih Melayani Masyarakat (WBBM) Lapas Watampone.
Rapat diikuti langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Watampone, Rahnianto, didampingi Kasubag Tata Usaha, Kasi Keamanan dan Ketertiban, Kasi Kegiatan Kerja, Kasubsi Registrasi, serta jajaran pejabat dan staf terkait.
Agenda dibuka oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Adrianto, yang menyampaikan arahan penting terkait hasil evaluasi serta mendesak seluruh satuan kerja untuk segera menindaklanjuti temuan guna memperkuat tata kelola pelayanan publik di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Selanjutnya, Staf Ahli Bidang Penguatan Reformasi Birokrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Ida Asep Somara, memaparkan secara rinci hasil evaluasi dan kondisi tata kelola pelayanan publik secara menyeluruh, sebelum pembahasan dilanjutkan pada sektor keimigrasian.
Hasil evaluasi ini menjadi cerminan penting untuk menilai pelaksanaan pelayanan yang telah berjalan sekaligus mengidentifikasi aspek-aspek yang masih memerlukan pembenahan dan peningkatan. Arahan Menteri juga menegaskan agar setiap unit kerja tidak sekadar menerima hasil, melainkan segera menyusun langkah konkret perbaikan.
Kepala Lapas Kelas IIA Watampone, Rahnianto, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh jajarannya untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan.
“Evaluasi ini menjadi momentum bagi kami untuk melihat kembali pelaksanaan pelayanan yang telah berjalan sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki. Kami akan menindaklanjuti hasil evaluasi tersebut dan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan agar semakin transparan, akuntabel, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujar Rahnianto.
Ia menambahkan, Lapas Watampone akan memperkuat komitmen seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan yang sesuai standar dan kebutuhan masyarakat, serta mendukung terciptanya tata kelola yang baik dan berintegritas. Melalui evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, Lapas Watampone bertekad memastikan peningkatan kualitas pelayanan publik terus berjalan sebagai wujud nyata kehadiran pemasyarakatan yang profesional, transparan, dan akuntabel. (*)
